Belajar dan terus belajar . . .


Takkan Pernah Tua

Ditulis dalam Perjuangan oleh gintoll pada 29 April 2011

Assalamu’alaykum..

Malam ini seharusnya saya mengerjakan tugas untuk praktikum besok pagi,tapi entah kenapa tak sedikitpun ada niat dan dorongan untuk mengerjakan tugas. Dari tadi yang terngiang di kepala hanya kalimat “aaahhh…masi bisa besok pagi,kerjain abis subuh”. Karna tidak baik memaksakan diri dan ada baiknya mendengarkan ‘suara hati’,sepertinya jalan terbaik memang menunda mengerjakannya. >.<

Kata orang bijak,kalau tidak bisa mengerjakan suatu kebaikan,maka gantilah dengan mengerjakan kebaikan-kebaikan lainnya. Oleh karenanya saya putuskan untuk mengisi waktu malam ini dengan menulis! Dengan harapan tulisan ini bisa menjadi pengobar semangat teman-teman yang mebacanya. Ada sebuah paragraph tulisan syair yang ingin saya bagi dengan teman-teman. Tulisan ini saya buat ketika saya bertemu dengan seorang bapak yang sudah cukup tua,tetapi semangat juangnya tidak kalah dengan kita-kita yang masih muda. Saya tercengang ketika mendengarkan speech beliau. Saya merasakan luapan emosi beserta semangat yang membara disetiap kata yang beliau ucapkan. Diakhir speech-nya, beliau tutup dengan kalimat-kalimat penuh harapan yang membesarkan hati para pemuda. Sungguh LUAR BIASA! Saya terkesima! Beliau tidak hanya sedang mewariskan semangat beliau pada generasi penerus,tetapi juga (masih) memimpin langsung perjuangan digaris depan walau tubuh telah renta. Beliau melakusan tugas sebagai seorang orang tua dan juga berjuang layaknya pemuda diwaktu yang sama. Sekali lagi,sungguh LUAR BIASA! Setelah beliau selesai berbicara,saya langsung mengambil iPod,membuka note,dan menuliskan sebuah tulisan yang terinspirasi oleh beliau. Dengan tulisan ini pula saya ingin membagi semangat dengan rekan-rekan pemuda lainnya.

Kawan..menjadi tua itu bukan ketika
wajah kita mulai keriput dan rambut mulai
beruban.
Bukan pula ketika mata tidak lagi jelas
memandang dan tubuh mulai berat untuk
melangkah.
Tetapi ketika sinar mata mulai redup,
semangat tidak lagi membara,angan tidak
berani lagi untuk bermimpi,dan ketika jiwa
merasa lelah untuk bergerak.

Teruslah bergerak dan bermimpi kawan..
Karena itulah bukti bahwa kita pernah
hidup..

6 Tanggapan to 'Takkan Pernah Tua'

Berlangganan pada komentar RSS atau TrackBack to 'Takkan Pernah Tua'.

  1. munggahgunung berkata,

    ketoke iki sedang menasihati diri sendiri ;D
    bismillah pasti bisa!!! +_______+ insya Allah.

  2. munggahgunung berkata,

    eh, ning blog ku ya ada blog nya mba galuh n mas aziz loh gint. si sunni juga. di tambahi kuwi link e.. diganti jeneng sing nduwe blog. Moso yo Url tok.. =.=. benar2 amatiran *ups* ;D..haa
    oke2 ditunggu posting slanjutnya

    • gintoll berkata,

      Benar2 senior yg buruk..menghardik junior,ckckck *geleng2*

  3. madyandi berkata,

    tetap semangat ae gin

  4. ismailsunni berkata,

    nek rambut menghilang piye gin?

    • gintoll berkata,

      di tanem meneh sun…teknologi bicara! :D


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.