Pesan Untuk Seorang Kawan
Kawan, jangan berpaling dari jalan ini! Yakinlah bahwa ini adalah jalan perjuangan.
Jangan takut untuk bersuara! Bersuaralah ketika umat membutuhkan suaramu.Orang bilang diam itu emas, tetapi bersikap diam ketika kebenaran harus disampaikan merupakan sebuah pengkhianatan! Pngkhianatan pada perjuangan!
Ketika nanti jalan hidup mulai berliku, ketika realita seakan menjadi musuhmu, jangan biarkan idealisme luntur.
Jangan sampai desakan materi mengorbankan mimpi-mimpi.
Jangan menjadi bagian dari orang-orang yang berkata, “Pemimpi-pemimpi itu akan segera tersadar”
Hei kawan…taukah kamu apa itu pemimpin?
Pemimpin adalaah ‘pemimpi‘ ditambah dengan variabel ‘n‘ . Mulailah dengan bermimpi, jadilah seorang pemimpi lalu carilah variabel ‘n‘ terbaikmu!
Tulisan ini dibuat untuk seorang teman yang akan melanjutkan perjuangannya di suatu tempat yang jauh.. Semoga segala perjuangannya dimudahkan.
pada 26 April 2011 pada 1:53 pm
Kalimat-kalimat awalnya bergemuruh…
pada 26 April 2011 pada 10:53 pm
semakin banyak mimpi kita, semakin banyak variabel n yang harus kita cari agar mimpi itu tidak sia sia
pada 28 April 2011 pada 7:07 pm
Tuhan tahu tapi menunggu.
pada 28 April 2011 pada 11:52 pm
g mudeng maksudnya sinto…
tp pokoe kerenlah kalimatmu.hehe
pada 2 Mei 2011 pada 1:24 am
kalo kamu baca sang pemimpi nya Andrea Hirata, Kamu pasti tahu kalimat itu, hohoho…
pada 4 Mei 2011 pada 12:31 am
jadi inget salah satu quote di FIM
“Tuhan Maha Tahu, Namun Tidak Memberi Tahu, Kitalah Yang Harus Mencari Tahu”